Beda Haji dan Umroh Menurut Para Ulama

Mari berbagi artikel ini

Beda haji dan umroh menurut para ulama adalah hal yang perlu kita tahu untuk dapat memahami keduanya secara jelas.

Sebetulnya hal ini telah saya tulis di artikel ini sebelumnya.

Secara umum terdapat 3 perbedaan haji dan umroh yang harus kita ketahui:

1. Mengenai Hukum

Sebagaimana kita ketahui bahwa hukum haji adalah wajib karena termasuk hukum islam yang ke 5 namun hal itu ditujukan untuk orang yang mampu secara biaya.

Sementara kalau ibadah umroh  sebagian para ulama ada yang mengatakan sunnah, ada pula yang mengatakan wajib.

Yang dimaksud wajib di sini adalah wajib dilakukan seumur hidup sekali, itu pun diwajibkan bagi orang yang mampu juga.

2. Perbedaan Rukun

Rukun ibadah haji adalah:

  • Niat ihram
  • Wukuf di Arafah
  • Thawaf
  • Sya’i
  • Tahallul

Rukun ibadah umroh adalah:

  • Niat ihram
  • Thawaf
  • Sya’i
  • Tahallul

Dari penjabaran di atas jelas terlihat perbedaanya, bahwa kalau ibadah haji mengharuskan jemaah untuk melakukan wukuf di Arafah.

Sementara kalau ibadah umroh tidak ada kewajiban seperti itu.

Itulah perbedaan umroh dan haji dari sisi rukun.

3. Tentang Waktu

Dari segi waktu ini lah yang paling krusial untuk melihat perbedaan antara haji dan umroh.

Kalau ibadah haji, hanya dapat dikerjakan pada bulan-bulan haji,  Syawal, Zulqa’dah, dan 10 hari pertama bulan Zulhijah.

Sementara itu kalau  ibadah umroh dapat dilakukan kapan saja. Waktunya bebas.

Setelah menyimak dan membaca tentang perbedaan antara haji  dan umroh di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tata-laksananya nyaris sama.

Beda haji dan umroh menurut para ulama telah tersimpul dalam paparan di atas.

Dan dari ke 3 perbedaan itu terkandung pesan  bahwasanya ibadah haji itu  wajib bagi umat Islam malah termasuk rukun islam yang ke 5.

Namun ibadah umroh juga termasuk penting, makanya sampai ada perbedaan pendapat para ulama mengenai hukumnya: wajib dan sunnat.

Namun saya yakin bahwa dalam dada setiap muslimin, pasti ada keinginan untuk melihat kiblat kita ketika melakukan shalat.

Dan kita tahu bahwa kiblat kita dalam shalat adalah Ka’bah yang letaknya ada di dalam mesjidil Haram di Mekkah.

Dan hal itu dapat di wujudkan kalau kita melaksanakan haji atau umroh ke Baitullah.

Semua orang islam tentunya ingin sekali ke Baitullah.

Namun tentu saja banyak tantangan yang harus dilampaui di antaranya adalah keterbatasan masalah biaya.

Namun sekarang keterbatasan biaya tersebut dapat diatasi, salah satu caranya adalah dengan mengklik gambar di bawah ini:
Paket umroh murah

Semoga Allah senantiasa meringankan langkah kita untuk bisa beribadah di Baitullah baik itu umroh ataupun haji.

Aamin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *